Postingan

Menampilkan postingan dengan label #retorika #antitembakau #tembakau #bako

RETORIKA ANTI TEMBAKAU (Bag. 2)

Gambar
Pada tulisan sebelumnya, telah diuraikan perjalanan sejarah retorika anti-tembakau sejak pertengahan abad XV hingga Nazi berkuasa di Jerman. Pada masa keemasan Adolf Hittler tersebut tampak hubungan yang erat antara legitimasi ilmiah dan semangat anti-tembakau Nazi. Kendati, beberapa hasil riset ilmiah yang digunakan sebagai legitimasi kebijakan anti-tembakau Nazi tidak bebas kepentingan alias "pesanan". Begitu pula, kebijakan anti-tembakau Nazi terkesan mendua sebab di satu sisi industri tembakau memberikan sumbangsih besar terhadap perekonomian di Jerman. (Lihat di bagian pertama) A. PERKEMBANGAN INDUSTRI TEMBAKAU Sementara itu, di tengah perdebatan pro-kontra tembakau di Jerman, perusahaan-perusahaan pecahan American Tobacco mulai berkembang menjadi perusahaan trans-nasional. Produk tembakau dari perusahaan Amerika dan Inggris ini yang meliputi British American Tobacco dan Imperial Tobacco mulai disebarkan di berbagai negara. Anehnya, perkembangan pe...

RETORIKA ANTI TEMBAKAU (Bag. 1)

Gambar
Perdebatan pro-kontra tembakau ternyata sudah terjadi sejak berabad-abad lampau. Pertentangan tentang tembakau awalnya hanya muncul dalam wilayah kegiatan ilmiah. A. AWAL KISAH (Pertengahan Abad ke-15) 1559, Duta Besar Prancis untuk Protugal Jean Nicot de Villemain menuliskan manfaat pengobatan tembakau. Dalam tulisan yang ia tujukkan ke pengadilan Prancis itu, Villemain menyebutnya "Panacea", diambil dari nama dewi penyembuh dalam mitologi Yunani. Berselang 15 tahun kemudian, seorang dokter berkewarganegaraan Jerman bernama Bernhard Valentini menjelaskan dalam buku "Polychresta Exotica" (Exotic Remedies) bahwa tembakau bermanfaat bagi pengobata medis dari bahan alami. Dalam buku "De Hierba Panacea", Nicholas Monardes dari Spanyol merekomendasikan tembakau sebagai bahan pengobatan di Eropa. B. PERDEBATAN Perdebebatan mulai muncul 50 tahun kemudian. Sebuah buku berjudul "Worked of Chimey Sweeper", dipublikasikan pada 1602....